Tag

, , ,

Hidup itu Romantis!!

 

Spt apa cinta??

Bias jd, jika in ditanyakan kpd seratus orang, jawabannya mngkin ada seratus ragamnya, atau satu ragam, atau bahkan diam sebab mmng sulit mengartikan kata CINTA. Sama mngkn dgn kata BENCI, setiap orang pny jawaban, tapi sulit untuk menyamakan persepsi ttg kata itu.

Mengapa sulit??

Sebab, mungkin, cinta dan benci, terlalu romantis untuk diungkapkan logika dan bahasa. Hidup itu romantis karena Allah menciptakan rasa cinta dan benci. Hidup penuh dgn suasana romantis, bahkan hingga hal terkecil. Penciptaan perempuan untuk laki-laki dan laki-laki untuk perempuan adalah salah satunya. Seorang guru pernah menceritakan sebuah kisah yg sangat menarik.

Dia bercerita ttg proses penciptaan perempuan. Dia mengatakan spt ini “perempuan tdk diciptakan dr tulang kaki laki-laki krn perempuan bkn untuk di injak-injak laki-laki. Perempuan tdk jg diciptakan dr tulang kepala laki-laki krn perempuan bkn untuk menginjak laki-laki. Tapi perempuan diciptakan dr tulang rusuk laki-laki, karenanya perempuan harus dilindungi oleh laki-laki. Spt bentuk tulak rusuk yg sifatnya melindungi.”

Hhmmm… romantis bkn?? Kita tersenyum mendengarnya. Terlepas dari kebenaran pernyataan d atas, namun inilah kenyataannya. Kita hidup dengan begitu banyak nilai-nilai romantissme. Bahkan, hingga penciptaan laki-laki dan perempuan, banyak orang yg mampu menafsirkan dgn sangat romantis.

Seorang teman menambahkan alas an lainnya mengapa perempuan diciptakan dr tulang rusuk laki-laki. Menurutnya, perempuan diciptakan spt itu agar selalu dekat di hati laki-laki.

Jika kita mau mencari alasan lainnya, mungkin jg akan kita dapatkan yg lebih romantis lagi. Mengapa? Sebab, pada hakikatnya hidup itu sendiri romantis.

Oleh karena itu, jika km berani menghidupi cinta dan km harus berani pula menghadapi benci. Menjadikan cinta dan benci sbg kekuatan, tdk lemah karena cinta dan benci.

 

Tentang Cinta!!

 

Hanya cinta yg bisa

Yang menhapus luka (thema song “jalinan kasih”)

Ada sebuah film animasi produksi Pixar Studio, yg berjudul Finding Nemo? Banyak bercerita ttg kehebatan cinta. Cerita dimulai dgn sepasang ikan yg memeliki ratusan telur, yg menjadi bakal keturuan mereka. Namun, kebahagian itu tak bertahan lama, sesaat kemudian seekor ikan besar menyerang mereka.

Sang istri hilang dan ratusan telur hanya satu yg tersisa, dan telur itu diberi nama Nemo. Nama yg dulu akan diberikan sang istri kepada salah satu telur dari ratusan telur yg lahir darinya. Dimulailah sang ayah menjadi orang tua tunggal bagi anaknya. Kekuatan cinta pada sang istrilah yg bisa melalukan itu.

Kisah berlanjut ketika Nemo memasuki sekolah. Rasa kwatir yg berlebih dr sang ayah membuatnya terlalu menjaga Nemo sampai suatu saat mereka bertengkar. Tanpa sengaja, Nemo tertangkap oleh seorang manusia yg kemudian membawanya jauh dari sang ayah. Sangat jauh, melintasi benua tempat Nemo sebelumnya hidup.

Sejak itu, dimulailah sang ayah untuk menemukan keberadaan anaknya. Berbagai macam rintangan dilewati hanya karena satu kekuatan: cinta yg begitu besar pada anaknya. Cinta yg kemudian memunculkan kekuatan. Cinta yg menghasilkan keberanian. Hingga pd akhirnya perjuangannya membuahkan hasil dgn berhasil ditemukan dan bawa pulanglah Nemo.

Atau mungkin km jg menonton film Baran, sebuah film produksi Iran yg juga berkisah ttg kekuatan cinta.

Kisah cinta seorang pemuda bernama Latief kpd gadis bernama Baran. Mereka bertemu dalam sebuah pekerjaan proyek pembangunan sebuah gedung. Keduanya sama-sama buruh. Bedanya, Baran menjadi buruh karena terpaksa menggantikan posisi ayahnya yg patah tulang ketika berkerja.

Selama berkerja, Baran menyamar sebagai seorang laki-laki. Satu-satunya orang yg mengetahui rahasia itu hanyalah Latief, krn tanpa sengaja Ia melihat bayangan Baran ketika sedang merapikan rambutnya. Tak lama, Latief pun jatuh cinta kepada Baran. Karena cintanya, Latief rela melakukan banyak hal untuk Baran walau Latief tak pernah mengataka apa yang telah dia lakukan dan Baran pun tak pernah tahu yg Latief lakukan.

BERSAMBUNG …. UDA NGANTUK BANGEEEEEEEEET